Mengapa masih ada orientasi dunia dalam diri kita

Saya hanya ingin mengingatkan diri saya.

Terlalu sering pikiran dan hati kita dipenuhi oleh ambisi duniawi. Terlalu sering ibadah kita, tindakan kita, mencampurkan keikhlasan dengan riya. Terlalu banyak amal ibadah kita yang tidak murni keikhlasannya.

Mengapa kita manusia mau saja tertipu dengan kehidupan dan ketidakikhlasan ini. Sangat jelas bahwa kita akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah nanti. Mengapa kita terlalu sering lalai, lupa dengan tujuan kita diciptakan. Mengapa kita terlalu berambisi duniawi, dan menganggap remeh kehidupan akhirat.

Sungguh tidak pantas kita merasa tenang, merasa bahwa kita pasti akan terlepas dari azab Allah. Sunnguh tidak pantas, bila kita menganggap remeh siksa Allah. Belum tentu semua kemudahan yang kita dapatkan akan membuat kita semakin dekat dengan Allah. Boleh jadi ia malah menjauhkan kita.

Beruntunglah orang-orang yang beriman, beramal shaleh, dan memurnikan ketaatannya pada Allah saja. Orang yang tidak peduli dengan pandangan manusia, karena memang sudah sepantasnya hanya pandangan Allah lah yang berarti. Beruntung dan menanglah orang-orang tersebut; semoga kelak kita termasuk pada golongan orang-orang yang beruntung dan menang tersebut.

Sangat indah petikan do’a yang diajarkan Allah pada ayat-ayat akhir QS Al-Imran: “ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang dzalim seorang penolongpun. ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman (yaitu), ‘Berimanlah kamu kepada Tuhanmu’, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahn kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.”

Ya Rahman, tunjuki dan sayangilah kami. Ya Rahman, bantulah kami untuk selalu ikhlas kepada Mu. Ya Rahman,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s