Jihad Seorang Mahasiswa

Kata jihad berasal dari bahasa arab, jahada-yuhajidu-jihadan yang berarti sungguh-sungguh. Jihad bisa diartikan sebagaimana definisi jihad yang kita pahami saat ini, yaitu perperangan, maupun memang sesuai dengan arti katanya, yaitu bersungguh-sungguh dalam bekerja. Tanpa mengurangi respek terhadap makna perperangan dalam jihad, dalam tulisan ini penulis akan lebih menekankan tentang jihad dalam arti kesungguh-gungguhan, terutama dalam konteks sebagai seorang mahasiswa.

Umat islam, sebagaimana yang difirmankan Allah dalam QS Al Imran ayat 110, merupakan umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia. Hal ini berarti umat islam harus melakukan sesuatu dengan kualitas terbaik dan menjadi yang terbaik. Aplikasi dari ayat ini bisa kita lihat dalam berbagai catatan sejarah tentang torehan prestasi umat islam pada masa kekhalifahan dahulu. Pada zaman kekhalifahan rasyidin, umayyah, abbassiyah, maupun sesudahnya, Islam memiliki peradaban terunggul di dunia dalam hal ekonomi, militer, arsitektur, perkapalan, astronomi, dan lainnya.

Namun, predikat sebagai umat terbaik itu, tidak terlalu lekat dengan umat islam saat ini. Kita bisa melihat bahwa sebagian besar negara yang berpenduduk mayoritas muslim berada pada kondisi negara yang tidak maju (developing countries). Indonesia sebagai negara muslim terbesar bisa kita ambil sebagai contoh. Sampai saat ini, jumlah penduduk miskin Indonesia adalah sekitar 13,33% dari jumlah penduduk, atau dengan kata lain, 31 juta penduduk Indonesia hidup dengan pendapatan di bawah 1,5 USD perhari (Bappenas: 2010). Korupsi pun masih sangat besar di lembaga pemerintahan. Berdasarkan audit yang dilakukan BPK RI semester II tahun 2010 lalu, ditemukan ketidakpatuhan penggunaan anggaran oleh pemerintah yang mengakibatkan kerugian, potensi kerugian, dan kekurangan penerimaan negara sebanyak 3.760 kasus senilai Rp3,87 Triliun (BPK RI: 2011).

Mahasiswa atau pemuda merupakan aktor yang diharapkan dapat merubah hal tersebut. Pemuda memiliki semangat yang kuat serta pikiran yang jernih. Oleh karena itulah, mahasiswa harus bersungguh atau dengan kata lain berjihad menuntut ilmu untuk mempersiapkan dirinya. Rasulullah Muhammad SAW, mengatakan bahwa orang yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu, maka ia berada di jalan Allah (fi sabilillah) hingga ia kembali ke rumahnya.

Kemajuan sebuah bangsa ditentukan oleh sejauh mana bangsa tersebut bisa menyerap ilmu pengetahun. Eko Laksono (2009), dalam bukunya IMPERIUM III menyatakan sebagai berikut:

Bangsa-bangsa terbesar dan para tokoh terbesar belajar lebih cepat, lebih banyak, lebih sistematis, dan tidak membuang banyak waktu untuk hal-hal yang tidak berguna

Rasulullah Muhammad SAW sangat mendorong kegiatan menuntut ilmu. Beliau mengatakan bahwa kelebihan orang yang memiliki ilmu pengetahun dibadingkan orang yang ahli ibadah namun tidak berpengetahuan adalah bagaikan perbandingan cahaya bulan purnama dengan cahaya bintang-bintang di langit.

Sebagai mahasiswa, apalagi mahasiswa yang berada di salah satu universitas terbaik di Indonesia, kita memiliki potensi untuk menjadi lebih baik dan lebih berkualitas. Isaac Newton pernah mengatakan, “If I have been able to see further, it was only because I stood on the shoulders of giant”. Oleh karena itulah, keberadaan kita di Universitas Indonesia (baca: giant) ini, tentunya harus membuat kita bisa menjadi jauh lebih baik dan berkembang.

Terakhir, penulis ingin menekankan bahwa disamping kita harus bersungguh-sungguh (berjihad) untuk menjadi seseorang yang cerdas dan profesional, kita juga harus berusaha untuk menguatkan kedekatan kita dengan Allah. Allah lah sumber kekuatan dan inspirasi kita. Firman Allah dalam QS AL-Imran ayat 160 sangat jelas akan hal tersebut.

“Jika Allah menolong kamu, maka tak ada yang bisa mengalahkan kamu, tapi jika Allah meninggalkan kamu, maka siapakah yang bisa menolong kamu setelah itu. Dan hanya pada Allah lah orang mukmin bertawakkal” Wallahu’alam bissh

2 thoughts on “Jihad Seorang Mahasiswa

  1. Alhamdullilah bisa terwujud mas Rully. Saya dukung. Mari kita bahu-membahu memajukan Indonesia melalui Jihad (menurut Mas Rully). Kalau kami umat Hindu menyebutnya dengan nama “Puputan”. Semangat terus Mahasiswa Indonesia!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s